Minggu, 15 Januari 2012

Xenia Memimpin Daihatsu

kontribusi sebesar 49%
Jakarta - Bencana gempa bumi dan tsunami di Jepang dan banjir di Thailand tak terlalu banyak berpengaruh bagi pasar Daihatsu di Indonesia. Hal ini dikatakan Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Sudirman MR, kemarin (12/1) di Jakarta.  

Meski bencana itu sudah mengganggu pasokan mobil dari beberapa Agen Pemegang Merek, namun penjualan Daihatsu justru naik 18% dari tahun sebelumnya yang hanya 118.591 unit. Dengan demikian market share Daihatsu di tahun 2011 lalu menjadi 15,6%.

Sedangkan retail sales periode yang sama tercatat 137.166 unit atau menigkat 19% dari tahun sebelumnya sebesar 115.703 unit dengan market share 15,5%. “Pencapaian ini melebihi target wholesales Daihatsu 2011 sebesar 125.000 unit dan memantapkan posisi Daihatsu sebagai peringkat kedua dalam penjualan mobil nasional. Sedangkan target Daihatsu sendiri di tahun 2012 ini, kita targetkan 145.000 unit,” ujar Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, yang turut hadir pada diskusi tersebut.

Penjualan Daihatsu sepanjang 2011 banyak ditopang Daihatsu  Xenia.  Di segmen retail, Xenia memberikan kontribusi sebesar 49% atau 67.292 unit, dimana sebagian besar merupakan All New Xenia yang dilaunching 9 November 2011 lalu. Daihatsu Gran Max (Pick Up dan Minibus) sebagai produk kelas low commercial menjadi kontributor ke-2 sebesar 29% atau 39.710 unit. Berikutnya adalah medium SUV Daihatsu Terios sebesar 16% atau 21.625 unit. Diikuti Daihatsu Luxio sebesar 6.307 unit (5%) dan Sirion 2.232 unit (2%). Total sales retail Daihatsu 2011 mencapai 137.166 unit.

Sementara itu total produksi mobil ADM selama 2011 mencapai lebih dari 373,395 unit, untuk merek Daihatsu dan Toyota, meningkat sekitar 17% dibandingkan tahun 2010. Total produksi ini melebihi kapasitas terpasang pabrik ADM, yang pada bulan Mei 2011 telah dinaikkan menjadi 330.000 unit setahun. Pada tahun 2012 ADM merencanakan untuk meningkatkan kapasitas produksi menjadi 430.000 unit melalui pembangunan pabrik baru yang terintegrasi di Kawasan Industri Suryacipta, Karawang Timur.

Selama tahun 2011, ADM juga telah berhasil mendapatkan penghargaan Indonesian Quality Award (IQA) 2011 berdasarkan Malcolm Baldrige, masuk kelompok Emerging Industry Leader, sebuah tingkatan tertinggi yang pernah dicapai perusahaan di Indonesia (bersama beberapa perusahaan yang lain) dalam mencapai excellence performance. Tahun 2011, ADM juga mendapatkan ASTRA AWARD 2011 dari PT Astra International Tbk sebagai penghargaan atas keberhasilan dalam mengimplementasikan strategi, sistem manajemen dan inovasi untuk mencapai kinerja yang tinggi.

Kedua penghargaan ini mencerminkan bahwa ADM mencapai setiap kinerjanya dengan mengintegrasikan semua sistem dan talenta karyawan yang dimiliki dengan tetap membangun pondasi bisnis yang kuat untuk pertumbuhan masa datang. Untuk itu manajemen ADM mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder ADM atas kerja sama dan dukungan hingga dapat menutup tahun 2011 dengan sejumlah pencapaian dan penghargaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar